Pemodelan Sistem Transportasi Bus Kampus Universitas Hasanuddin dengan Pendekatan Simulasi

Posted: Desember 30, 2011 in Uncategorized

I. PENDAHULUAN

 

A. Latar Belakang

Kebutuhan akan layanan transportasi bervariasi dari waktu ke waktu. Ada waktu-waktu dimana kebutuhan layanan sangat tinggi dan pada waktu lain kebutuhan akan layanan sangat rendah.
Kampus Universitas Hasanuddin merupakan kampus yang cukup luas sekitar 210Ha. Gedung-gedung utama di universitas ini memiliki interkoneksi yang cukup baik sehingga jalur luar yang merupakan jalan raya bertujuan untuk aktivitas yang menggunakan kendaraan bermotor maupun tidak bermotor dan menjadi penghubung gedung-gedung yang berada di sisi terluar dari kompleks Universitas Hasanuddin.
Meskipun Universitas Hasanuddin merupakan kampus yang tiap fakultas tidak terpisah-pisah dan terhubung dalam interkoneksi gedung-gedung, namun Universitas Hasanuddin adalah kompleks yang cukup luas sehingga ada beberapa bagian yang masih cukup jauh untuk ditempuh dengan berjalan sehingga sarana transportasi antar bagian dalam kampus, khususnya yang menghubungkan bagian-bagian terluar dari kompleks gedung utama dan beberapa bagian yang terpisah dari kompleks gedung utama.
Sebagaimana diketahui bahwa Universitas Hasanuddin memiliki dua pintu masuk/keluar maka seluruh aktivitas masuk/keluar melalui kedua pintu ini, namun arah angkutan umum hanya mengarah dalam satu arah sehingga sehingga ada tempat yang semestinya dapat ditempuh dengan cepat menjadi lebih lama karena angkutan umum tidak mengarah ketempat yang dituju dan mesti berputar jauh untuk mencapai tempat yang dimaksud.
Di samping itu dengan adanya rencana pemerintah kota Makassar akan memberlakukan sistem transportasi massal yang mengunakan bus untuk jalur arteri (salah satunya jalan Perintis Kemerdekaan) sehingga angkutan kota yang selama ini dipakai tidak akan diperkenangkan melalui Jl. Perintis Kemerdekaan dimana kampus Universitas Hasanuddin berada.
Dengan demikian Universitas Hasanuddin membutuhkan sistem transportasi dalam lingkungannya sendiri, yang dapat mendukung proses belajar mengajar dan kegiatan lainnya di dalam lingkungan kampus. Sehingga ada dua kemungkinan yang dapat diberlakukan yaitu menggunakan satu terminal atau dua terminal untuk memaksimalkan proses bongkar muat penumpang dan pendistribusiannya.
Sebagaimana yang telah dilakukan oleh Dian (2006) dengan menggunakan program Arena untuk membuat simulasi dari, maka dalam tulisan ini ini juga menggunakan program (software) yang sama, yaitu Arena, namun bertujuan membandingkan sistem transportasi kampus dengan satu terminal atau dua terminal, dengan pertimbangan kecepatan penumpang yang masuk (melalui kedua pintu masuk/keluar UNHAS), jumlah halte (tempat yang sering digunakan penumpang turun dan naik angkutan kota), type bus (bus standar UNHAS).
Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan di atas, kami tertarik mencoba untuk mengangkat topik ini sebagai tugas akhir dengan judul ” Pemodelan Sistem Transportasi Bus Kampus Universitas Hasanuddin dengan Pendekatan Simulasi ”.

A.    Rumusan Masalah

Permasalahan dalam penelitian ini ialah:

  1. Bagaimana model sistem transportasi bus kampus Unhas usulan dengan menggunakan simulasi.
  2. Seberapa banyak jumlah bus yang digunakan pada kedua sistem transportasi intern kampus.

B.      Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui:

  1. Membangun model sistem transportasi bus kampus Unhas usulan dengan menggunakan simulasi.
  2. Menentukan jumlah bus yang akan digunakan pada sistem transportasi bus kampus Universitas Hasanuddin.

C.    Batasan Masalah

Dalam pengembangan model simulasi, beberapa hal yang menjadi batasan untuk mempelajari perilaku sistem layanan transportasi pada penelitian ini adalah:

  1. Penulisan skripsi ini tidak memperhitungkan masalah biaya.
  2. Rute angkutan yang dibahas adalah rute yang dilalui Angkutan Kota dalam lingkungan kampus Universitas Hasanuddin.
  3. Rute yang dimaksud tidak termasuk pada Jl. Perintis kemerdekaan.
  4. Penulisan skripsi ini tidak membahas masalah yang menyangkut pengemudi bus kampus.
  5. Kapasitas masing-masing bus dianggap sama.

D.     Manfaat Penelitian

  1. Bagi penulis diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan mengenai  metode antrian dan penggunaan simulasi komputer, khususnya Arena dalam sistem manufaktur.
  2. Bagi akademik diharapkan dapat memperkaya keragaman penelitian yang ada mengenai proses antrian serta penggunaan alat bantu yang berbasis komputer ataupun penerapan teknologi yang aplikatif dalam pemecahan masalah, khususnya unuk masalah antrian.
  3. Bagi Instansi diharapkan memberikan sumbangan pemikiran kepada perusahaan yang nantinya dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil kebijakan mengenai model sistem transportasi yang akan digunakan.

disusun oleh:
WAHDAN NANTO (D 221 03 023)
PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI
JURUSAN MESIN FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2007

Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s